
SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus terus berkomitmen mencetak pendidik yang profesional, kreatif, dan siap menghadirkan proses belajar yang menyenangkan bagi siswa. Salah satu bentuk upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan para guru dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Guru-guru SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus berpartisipasi aktif dalam kegiatan Bimtek yang diselenggarakan oleh Majelis PAUD Dasmen PCA Gebog 2 Aisyiyah di BMT Mutiara Umat, Besito, Gebog, Kudus. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan guru PAUD dan SD Aisyiyah se-PCA Gebog 2 dengan tujuan meningkatkan kompetensi pendidik agar mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, profesional, dan berkarakter.
Ketua pelaksana, Hj. Nur Hayati, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa guru Aisyiyah harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Pembelajaran mendalam bukan hanya soal penyampaian materi, tetapi tentang bagaimana menumbuhkan nilai dan karakter pada anak didik,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri Ustadzah Hilfa Millati Azka, S.Pd., M.Pd., Gr., yang memberikan paparan inspiratif tentang penerapan Deep Learning di satuan pendidikan PAUD dan SD. Dalam penyampaian yang hangat dan komunikatif, beliau menjelaskan pentingnya menghadirkan proses belajar yang mengajak anak berpikir kritis, bekerja sama, dan menemukan makna dari setiap pengalaman belajar.
Melalui kegiatan ini, guru-guru SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus diharapkan semakin terampil dalam menerapkan pendekatan deep learning di kelas. Dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berbasis pengalaman, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
Bimtek ini menjadi bukti nyata semangat para pendidik Aisyiyah dalam menghadirkan pendidikan yang unggul dan bermakna, sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi Qur’ani yang berkarakter, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
![]() |
Amrina Faatihatun Nisa, S.PdKepala Sekolah
|
Tinggalkan Komentar