
SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus didirikan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan berbasis Islam yang berkualitas dengan pendekatan multibahasa. Sekolah ini lahir dari kolaborasi antara Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Getassrabi. Dengan semangat untuk menyediakan pendidikan yang sesuai dengan tuntutan zaman, SD Aisyiyah Multilingual Darussalam menjadi SD Aisyiyah pertama di Kabupaten Kudus.
Proses pendirian sekolah ini dimulai pada awal tahun 2022, ketika tim pendiri yang dipimpin oleh Nuruz Zaman melakukan kajian mendalam tentang kebutuhan masyarakat dan persiapan pendirian sekolah. Setelah melalui berbagai tahap, termasuk survei ke sekolah-sekolah Aisyiyah lain dan pengajuan izin operasional kepada Dinas Pendidikan Kudus, SD Aisyiyah Multilingual Darussalam resmi memulai kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2022/2023. Sekolah ini berlokasi di lantai tiga Gedung Darussalam Education Center Getassrabi, yang juga menjadi rumah bagi beberapa lembaga pendidikan lain, seperti TPA, TK ABA XIX, TPQ, dan Madrasah Diniyyah.
Nama “Multilingual” dipilih sebagai identitas sekolah yang mengutamakan penguasaan bahasa selain bahasa Indonesia dan Arab, untuk membekali siswa dengan kemampuan komunikasi global. Dalam proses perkembangannya, SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, baik dari sisi kurikulum akademik maupun pengembangan karakter berbasis nilai-nilai Islam.
Dukungan dari Pimpinan Pusat Aisyiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah, serta tokoh-tokoh Muhammadiyah seperti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, memperkuat langkah SD Aisyiyah Multilingual Darussalam dalam mewujudkan visi sebagai sekolah unggulan di Kudus. Dengan mengutamakan pendidikan berbasis akhlak mulia, semangat gerakan Islam, serta penguasaan ilmu dan bahasa, sekolah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga pendidikan lain di bawah naungan Aisyiyah.
![]() |
Amrina Faatihatun Nisa, S.PdKepala Sekolah
|