
sdamulida.sch.id – Sekolah Dasar (SD) ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam terus progresif melakukan inovasi dan pengembangan program-program pembelajaran. Kendati baru didirikan pada 2022 lalu, namun hal tersebut tidak lantas menghambat dalam prosesnya untuk turut mencerdaskan anak bangsa, khususnya bagi warga Kudus dan sekitarnya.
Kepala SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam Amrina Faatihatun menyebutkan sejak berdiri sekitar tiga tahun yang lalu, saat ini sudah ada tiga tingkatan kelas. Yaitu kepas I, II, dan III.
Disebutkan bahwa SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus didirikan sebagai respon atas kebutuhan masyarakat, terhadap pendidikan berbasis Islam yang berkualitas dengan pendekatan multibahasa.
Nama ‘Multilingual’ dipilih sebagai identitas sekolah yang mengutamakan penguasaan bahasa selain bahasa Indonesia dan Arab, untuk membekali siswa dengan kemampuan komunikasi global.
“Kami terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, baik dari sisi kurikulum akademik maupun pengembangan karakter berbasis nilai-nilai Islam,” sebutnya.
Bahkan sejak awal pendiriannya, kurikulum yang digunakan ialah kurikulum merdeka. Hal itu tertuang dalam program dan rutinitas sekolah seperti english morning, tahfiz, salat duha, pembiasaan Islami dengan doa harian, murojaah dan salat jamaah.
Desain pembelajarannya pun menyenangkan (fun learning). Seperti pengadaan outing class, seminar parenting hingga menghadirkan guest teacher.
“Saat ini program bahasa ada tiga, bahasa Arab, Inggris dan Jawa. Kami berencana mengadakan bahasa internasional lain seperti Mandarin, Korea dan Jepang apabila sudah ada kelas IV, V, VI,” terangnya.
Selain itu juga terdapat program tahfiz juz 30 beserta ayat pilihan. Sementara itu terdapat delapan ekstrakurikuler meliputi tapak suci, HW, menari, renang, olimpiade MIPA, english club, Jawa club, dan badminton.
“Untuk program bahasa sendiri tengah fokus pada program bahasa Inggris, tanpa meninggalkan program-program yang lain,” tegasnya.
Sekolah yang terletak di Getassrabi, Kecamatan Gebog tersebut terus melengkapi sarana dan prasarana untuk menunjang pembelajaran. “Fasilitas dan sarpras yang lengkap, ruang kelas ber-AC, gedung dua lantai. Dilengkapi dengan smart TV, CCTV dan ada kendaraan antar jemput menggunakan DEC-Train,” jelasnya.
Amrina mengatakan saat ini tengah fokus dalam persiapan peresmian gedung kampus 2 SD ‘Aisyiyah yang ada di Kaliwungu. Peresmian turut dihadiri oleh PP Muhamadiyah Haedar Nashir dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. “Kampus 2 SD Aisyiyah siap ditempati pada semester dua bulan Januari 2025 mendatang,” ujarnya.
Hingga saat ini jumlah murid 72. Terdiri dari kelas I sejumlah 26 siswa, kelas II 23 siswa dan kelas III 23 siswa. Dengan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan ada tujuh, termasuk kepala sekolah.
“Rasio siswa Alhamdulillah naik, sekarang sudah dibuka gelombang inden sampai akhir Desember, sudah dapat kurang lebih 20 peserta didik,” ucapnya.
Dalam sehari-hari belajar mengajar sendiri diawali dengan pembacaan doa, murojaah, dan sholat dhuha, kemudian dilanjut pelajaran. Pada siang hari terdapat makan siang dari sekolah. Sementara itu, hari Senin dan Kamis terdapat program calistung yang didampingi oleh mahasiswa, kepulangan siswa sendiri pukul 13.00.
“Kami berharap semoga SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam semakin maju dan berkembang. Seiring dengan fasilitas baru yang tidak hanya untuk mendukung pembelajaran, namun memberikan tempat yang aman dan nyaman. Siswa dapat belajar dan mengembangkan bakatnya dan menjadi generasi yang berakhlakul karimah,” pungkasnya.
![]() |
Amrina Faatihatun Nisa, S.PdKepala Sekolah
|
Tinggalkan Komentar