
KUDUS, 4 Maret 2026 – Suasana Ramadan yang penuh kehangatan dan keberkahan terasa begitu kuat dalam kegiatan Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan pada Rabu, 4 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti.
Acara berlangsung dalam nuansa kebersamaan yang hangat, di mana para tamu undangan, tokoh masyarakat, serta keluarga besar pendidikan berkumpul untuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan. Kehadiran Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. memberikan semangat tersendiri, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial dalam dunia pendidikan.
Momentum berbuka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang menikmati hidangan setelah seharian berpuasa, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan kebersamaan. Senyum, sapa, serta percakapan hangat yang terjalin menciptakan suasana yang penuh makna dan kekeluargaan.
Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan santunan kepada anak-anak yatim piatu dan dhu’afa yang dilaksanakan di Masjid Hajjah Kartinah. Momen ini menjadi salah satu bagian paling menyentuh dari rangkaian acara, ketika bantuan dan perhatian diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
Senyum bahagia dari anak-anak yang menerima santunan menjadi gambaran nyata bahwa Ramadan adalah bulan penuh kasih sayang dan kepedulian. Doa-doa tulus yang mereka panjatkan semakin menambah keberkahan suasana malam itu. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati sering kali hadir ketika kita mampu berbagi dengan sesama.
Bagi SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus, kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting. Selain menjadi bagian dari kegiatan sosial Ramadan, momen tersebut juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Nilai-nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi terus ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi bagian dari kepribadian generasi muda.
Sekolah berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter mulia pada peserta didik. Melalui kegiatan seperti ini, para siswa diharapkan dapat memahami bahwa pendidikan sejati tidak hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.
Ramadan selalu menghadirkan kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan memperbanyak kebaikan. Kebersamaan dalam kegiatan buka puasa dan santunan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menebar kebaikan, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.
Semoga semangat berbagi dan kepedulian yang terjalin dalam kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua pihak, serta menjadi penguat langkah dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan penuh kepedulian sosial.


![]() |
Amrina Faatihatun Nisa, S.PdKepala Sekolah
|
Tinggalkan Komentar