

KUDUS – Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan, SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus kembali menghidupkan tradisi berbagi. Pada Jumat (13/3/2026) yang bertepatan dengan 24 Ramadan 1447 H, suasana di depan sekolah tampak lebih hangat dari biasanya. Para siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi turun langsung ke jalanan untuk menyapa masyarakat.
Belajar Berinteraksi Lewat 40 Paket Sembako
Sore itu, anak-anak didampingi para guru berjalan kaki bersama untuk menyalurkan paket sembako. Menariknya, anak-anak sendirilah yang menyerahkan paket tersebut. Ini adalah metode sekolah untuk mengajarkan keberanian berinteraksi dan cara berkomunikasi yang santun kepada orang asing dengan senyuman. Ini adalah serangkaian kegiatan pesantren ramadan yang diadakan oleh SDA Mulida Kudus.
Penyaluran 40 paket sembako yang ditujukan bagi kaum dhuafa, anak yatim piatu, serta warga di lingkungan sekitar SDA Mulida.
“Kegiatan ini adalah agenda rutin kami setiap Ramadhan. Fokus utama kami adalah mengasah empati anak-anak agar mereka peduli dengan kondisi sosial di sekitarnya,” jelas Rusmaya, Koordinator Pesantren Ramadhan. Ia juga berharap di tahun-tahun mendatang, jangkauan manfaat yang diberikan bisa lebih luas lagi.
Kegiatan berlanjut dengan mendengarkan kajian keislaman menjelang berbuka oleh Ustdzah Izza.
Pendidikan Karakter: Adab dalam Bersedekah
Di balik paket-paket yang dibagikan, ada proses panjang yang dilalui para siswa setiap harinya. Selama bulan Ramadhan, sekolah menyediakan kotak infaq sebagai sarana bagi anak-anak untuk menyisihkan uang saku mereka secara sukarela.
Pihak sekolah menekankan pada pendidikan adab:
Melalui kegiatan ini, diharapkan pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui teori. Dengan melihat langsung wajah penerima manfaat dan merasakan kebahagiaan saat memberi, diharapkan tumbuh rasa syukur yang mendalam dalam diri setiap siswa.
Ramadan kali ini bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi tentang bagaimana anak-anak SDA Mulida belajar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
![]() |
Amrina Faatihatun Nisa, S.PdKepala Sekolah
|
Tinggalkan Komentar